PERBEDAAN RENTE DAN RIBA

PERBEDAAN RENTE DAN RIBA | Rente dan riba merupakan teknik atau cara usaha yang memang pada dasarnya dilarang dalam ajaran islam, walaupun kalau di telaah lebih dalam keduanya memang mempunyai sistem yang berbeda akan tetapi prinsip dasarnya sama sih kedua-duanya berbasis bunga yang dipinjamkan kepada pihak si peminjam uang, untuk sedikit lebih jelasnya silahkan baca artikel perbedaan Rente dan Riba di bawah ini. Baca juga: pola serta teknik bagi hasil salam islam, perbedaan bank syariah dan konvensial


Rente adalah merupakan keuntungan yang di peroleh dari perusahaan jasa perbankan dan sejenisnya. Pihak jasa perbankan meminjamkan uang untuk melancarkan usaha dari orang yang meminjamnya. Maka atas jasanya bank ini mendapatkan  keuntungan yang layak dari uang yang di pinjamkan kepada pihak peminjam (debitur), keuntungan itulah yang di namakan rente. Sedangkan berapa keuntungan yang di peroleh pihak bank sudah di tentukan terlebih dulu.

Berbeda dengan Riba. tekniknya adalah hampir kepemerasan kepada orang ekonominya sedang terpuruk. Biasanya hal ini terjadi jika sepinjam atau orang yang berekonomi lemah sedang kebingungan membutuhkan dana tetapi tidak mempunyai jaminan. Praktek ribanya disini adalah dengan memberikan batas waktu yang singkat dan apabila tidak mampu dibayar lunas tepat waktu, maka pihak si pemberi dana menambah waktu lagi berikut menambah bunganya, hal ini terus dilakukan sebelum si peminjam mampu mambayar lunas, sehingga bunga lama semaklin lama semakin, dan pada akhirnya terjadi penyitaan barang milik si peminjan, bisa tanah, rumah atau hal lainnya.
Praktek ini pernah terjadi pada jaman Rasullalah, lalu turun firman Alqur’an yang mencela dan melarang praktek ini 

Dalam istilah buku fiqih riba semacam ini di namakan riba annasiah atau riba jahiliyah. Prakteknya menurut kitab fiqih dan tafsir, ialah: “ kamu bayar sekarang,atau kamu tambah? ”.jika tak sanggup membayar maka jumlah utangnya bertambah,tetapi hanya dalam perhitungan saja tanpa ada serah terima dalam bentuk apapun juga.
Bung Hatta pernah berpendapat serta mennggaris bawahi perbedaan rente dan riba dengan  Rente itu sifatnya produktif, yang artinya meminjam uang bukan untuk di makan melainkan untuk pengembangan usaha oleh si peminjam sebagai modal usahanya. adalah hak bagi bank yang meminjankan uang tersebut mendapat keuntungan pula dari pihak peminjam.
sedangkan Riba sifatnya konsumtif, Ia mengambil keuntungan dari seseorang yang meminjam saat perekonomiannya sedang lemah atau susah, 
Mudah-mudahan artikel sederhana ini bisa bermanfaat
sebagian referesi daiambil dari joyodrono-cahmabung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s