KISAH MANUSIA HEBAT DI BALIK KEKURANGANNYA | KISAH NYATA UNTUK MOTIVASI HIDUP

KISAH MANUSIA HEBAT DI BALIK KEKURANGANNYA | KISAH NYATA UNTUK MOTIVASI HIDUP | Manusia pada dasarnya memang tidak ada yang sempurna, baik secara fisik, intelektual, sosial dan lain sebagainya semuanya pasti mempunyai keterbatasan, manusia memang mempunyai perbedaan dengan makhluk hidup yang ada dibumi lainnya, selain diturunkan ke bumi sebagai khalifah, manusia dibekali  akal, insting, motivasi,  serta kemampuan fisik yang mampu di optimalkan untuk melakukan aktifitas hidup. 
Tidak semua manusia yang lahir mempunyai fisik yang sempurna, kekurangan organ tubuh yang dimiliki bisa terjadi karena faktor bawaan atau kecelakan yang sehingga hilangnya organ tubuh seperti, kaki, mata, tangan atau anggota tubuh lainnya. Namun semagat hidup yang dimiliki orang yang memiliki kekurangan anggota tubuh atau arang cacat wajib di acungi jempol karena semagat hidup mereka jauh lebih besar dengan orang yang umunya memiliki anggota tubuh yang lengkap, berikut beberapa kisah kehebatan manusia di balik kekurangan fisiknya, Baca juga: Kisah dua ekor katak yang bersahabat, Kisah tukang cukur dan pelanggannya, Nasihat hidup dari Einstein, Bertindak dan berpikir cara orang sukses, Kumpulan kata bijak untuk kehidupan


KANG SABAR PENAKLUK GUNUNG ELBRUS  RUSIA

Pria yang akrab disapa Kang Sabar itu berhasil menaklukan puncak gunung Elbrus yang diselimuti salju, serta angin gunung bertiup kencang. Suhu udara mencapai minus 15 derajat celcius. Tapi dengan semangat dan motivasi yang tinggi serta perjalanan yang sangat melelahkan Sabar berhasil menggapai puncak Elbrus di Rusia tepat di HUT ke-66 Republik Indonesia, 17 Agustus 2011. Sabar tiba di puncak gunung berketinggian 5.642 mdpl itu pada pukul 16.45 waktu setempat. Mendaki gunung butuh ketahahan fisik dan mental yang kuat. Bagi orang normal, hal itu tentunya tidaklah mudah. Apalagi bagi mereka yang cacat, seperti Sabar. Pendaki tuna daksa berkaki satu dari Indonesia ini berhasil menaklukkan Elbrus tepat pada HUT RI ke-66. atas keberhasial sabar menacapkan merah putih di gunung Elburs langsung mendapat ucapan selamat dari presiden RI lewat ponsel dan mendapat sambutan meriah dari kedutaan RI di Rusia. Dengan melakukan syukuran. Sabar sendiri kehilangan seluruh kaki kanannya akibat kecelakaan kereta api pada tahun 1996. Dari 4 anggota tim Ekspedisi Merdeka-RMOL, hanya Sabar dan seorang pendampingnya yang mencapai puncak. Dua lainnya gugur di tengah perjalanan. Kini Sabar sudah setara dengan pendaki legendaris Elbrus lainnya. Tidak kalah dengan dua pendaki yang berkaki lumpuh, Vladimir Krupennikov (1997) dan Yakov London dari Rusia (2001) ataupun si buta Erik Weihenmayer dari Amerika Serikat (2002). Bahkan, disinyalir banyak kalangan, Sabar adalah tuna daksa berkaki satu pertama di dunia yang telah menaklukkan Elbrus.

ANTHONY ROBLES PEGULAT BERKAKI SATU 

Anthony Robles dari Arizona State University hanya memiliki satu kaki, tapi itu tidak menghentikan dia dari menjadi juara nasional gulat kelas berat . Lahir dengan satu kaki, Robles mengambil kelas 125-pound dengan 7-1 kali menang atas juara bertahan Matt McDonough of Iowa. kinerja Robles ‘tiga-hari membuatnya mendapatkan penghargaan gulat .
Ia mengambil kontrol dalam periode pertama, melompat keluar untuk memimpin 7-0 dengan pencopotan dua poin dan dua ternyata mengenai bahu McDonough untuk menambah lima poin lagi. Robles menggunakan daya gripping pada orang-orang bergantian. “Gaya Miring saya karena saya punya pegangan yang kuat, dan itu karena kruk saya,” katanya.


BOBBY MARTIN PEMAIN FOOTBALL

Bobby Martin dari Dayton Ohio. Ia dilahirkan tanpa kaki dan benar-benar bermain sepak bola. Dia juga raja homecoming .Dia berjuang dengan susah payah untuk menjadi raja. Dia menempatkan”Bobby Martin (4) Homecoming King “tanda-tanda di seluruh sekolah dan memberikan pidato yang penuh gairah di reli yang berakhir dengan dia melakukan push-ups secepat-api yang lebih seperti handstands Setidaknya salah satu dari lawan-lawannya meminta maaf. Untuk berlari menabraknyaa dan bahkan ia berjanji akan memilih dia. 


QIAN HONGYAN GADIS TANPA KAKI YANG MASUK PRAOLIMPIADE 2012

Qian Hongyan, yang dipaksa untuk menggunakan setengah bola basket sebagai tubuh palsu itu, menginspirasi jutaan orang dengan ambisinya untuk bersaing sebagai perenang dalam PraOlimpiade 2012 di London.
Pada tahun 2000, Qian Hongyan, terluka tragis dalam sebuah kecelakaan mobil ketika ia masih 3 tahun. Untuk menjamin kelangsungan hidupnya, para dokter terpaksa mengamputasi kakinya.keluarga Qian , tinggal di Zhuangxia, Cina, tidak mampu membayar prosthetics modern dan sebagai gantinya digunakan setengah bola basket untuk Qian berjalan. Setelah pada bola, dia menggunakan dua alat peraga kayu untuk membantu bergerak di sekeliling.
Dia berjuang untuk hidup dengan basket sebagai sebuah underprop, ‘berjalan’ antara sekolah dan rumahnya. Cerita gadis itu dilaporkan secara luas di negara tersebut, dan menarik perhatian Kementerian Keamanan Cina dan Pusat Rehabilitasi dan Riset China. Qian sekarang memiliki sepasang kaki palsu yang tepat, tapi masih mengatakan dia suka menggunakan bola basket dari waktu ke waktu karena lebih mudah baginya untuk masuk dan keluar dari kolam.


LANCE BENSON 

Lance Benson 36 tahun dan lahir tanpa kaki. Namun dia tidak membiarkan hal itu menghentikannya. Dia bersaing dalam acara-acara olahraga dengan duduk di atas skateboard dan menggunakan tangannya untuk mendorong dirinya sendiri. Ia membuka lewat New 2005 ING York City Marathon hanya dalam 3 jam dan 37 menit, dan berkompetisi di Miami 2006 ING Marathon juga.
koneksi Benson dengan jalan mulai sebagai latihan sederhana pada tahun 2004. Dia adalah marathoner hanya di negara untuk menggunakan skateboard dalam marathon sepanjang 42 KM. Dia adalah seorang pria yang, bahkan ketika masih anak- anak, menolak untuk duduk di kursi roda dan saat balita, dia belajar berjalan di prostesis,


XU YUEHUA

Xu Yuehua 55 tahun , yang kehilangan kakinya dalam sebuah kecelakaan kereta api pada usia 13 tahun, telah menghabiskan 37 tahun membesarkan anak-anak di sebuah lembaga kesejahteraan sosial. Dia telah membawa lebih dari 130 anak-anak. Dia bergerak tanpa kaki dengan menggunakan kursi; dia menghabiskan hari-harinya pada sepasang bangku kecil, sehingga anak-anak memanggil dia “Mama bangku”.
Mama Bangku merasa senang merawat anak-anak ini dan tidak menyesal melakukannya. Xu Yuehua, yatim piatu pada usia dini, mengabdikan dirinya untuk membesarkan anak-anak di Rumah Kesejahteraan Sosial Xiangtan , Di sini juga adalah tempat yang sama yang membantunya melalui kesulitan-kesulitannya. 


Mudah-mudahan beberapa cerita semangat hidup dari sodara kita di berbagai belahan dunia ini bisa menginspirasi kita untuk terus berjuang atas berkah hidup yang deberikan sang maha Esa dan mencintai serta menghargai mereka yang mempunyai keterbatasan fisik. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s