KONTROVERSI BUKU NASIHAT ADNAN UNTUK PRESIDEN, Kontroversi Bocoran Buku Nasihat Adnan Buyung Untuk SBY

KONTROVERSI BUKU NASIHAT ADNAN UNTUK PRESIDEN, Kontroversi Bocoran Buku Nasihat Adnan Buyung  Untuk SBY Pengacar senior yang mempunyai ciri khas berambut putih Adnan Buyung Nasution,membuat sebuah buku selama dirinya bekerja menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), pengacara senior ini bukan hanya sekali ini aja membuat sesuatu yang kontroversi, Kali ini Adnan Buyung Nasution menerbitan buku yang berisi nasihat-nasihat Adnan yang di anggap tidak diperdulikan oleh Presiden Bambang Yudoyono 

Penerbitan buku ini menuai pro dan kontra, isi buku itu dianggap pembocoran menurut Siti Zuhro Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang usai  melakukan diskusi   bertemakan “Politik Dinasti di Negeri Demokrasi” di Warung Daun Cikini, Jakarta  pada tanggal 26 Mei 2012. “seharusnya nasihat-nasihat itu menjadi area yang rahasiah dan tertutup bagi masyarakat publik, walaupun bertujuan memberikan pembelajaran seharusnya tdak seperti itu (menghujat), tatapi dengan cara memberikan saran atau solusi yang konstruktif, karena bagaimapun saat Adnan menjadi Watimpres mempunyai tanggung jawab kepada Presiden (SBY), walaupun isi buku itu merupakan fakta yang sebenarnya ” Kata Siti


“Dia bilang, oke saya salah, saya melanggar, dan saya siap menerima. Tetapi kan tidak seperti itu. Nanti malah terjadi, kita akan selalu menyalahkan institusi presiden dan yang rugi Indonesia sendiri,” kata Siti.

Sebelumnya, Adnan sendiri mengaku, siap bila dirinya dituntut oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Karena, dia sendiri secara sadar betul sudah mengakui kalau tulisan dalam bukunya itu adalah melanggar Undang-Undang Nomor 8 tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden .

“Saya tahu dan sadar telah melanggar itu,” ujar Adnan Buyung Nasution usai acara bedah buku ‘Nasihat untuk SBY’ yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat 25 Mei 2012.

Meski mantan anggota Wantimpres periode 2007-2009 ini sadar telah melanggar, dirinya memang sudah siap menanggung resiko dengan mengambil langkah yang kontroversial. “Orang bilang saya kontroversial, tetapi musti ada orang yang berani,” kata Buyung.

“Dengan segala risiko saya dituntut SBY, silakan saya tantang. Ini bukan buat cari nama, tapi tanggung jawab moral dan etika politik kepada rakyat,” kata Buyung.


sumber:vivanews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s