SISI BAIK BURUK ERA TEKNOLOGI DIGITAL, Revolusi Teknologi 2012

Era teknologi Digital, Revolusi teknologi 2012 |  Sosok Steve Jobs yang begitu tenar dan fenomenal setahun terakhir ini secara tak langsug berperan besar dalam menyadarkan kita telah bergulirnya apa yang diprediksi Martin Heidegger (1950) sebagai gelombang Revolusi Teknologi, Gelombang revolusi teknologi itu kini terlihat dalam proses digitalisasi yang terjadi hampir diseluruh sendi kehidupan kita, seperti di Jakarta sekrang pesan ojeg bisa via perangkat digital. 
Perkembangan era digitalisai hanya dibutuhkan waktu tiga decade, berbeda jauh, misalnya dengan gelombang revolusi mesin uap ke pesawat terbang yang membutuhkan waktu dua setengan abad. Media informasi menjadi ranah pertama yang terambah oleh gelombang revolusi teknologi, semisal dengan Dunia penerbitan buku, mereka disibukan dengan mengkonversi  buku-bukunya ke dalam format digital : e-book, enhanced book, interaktive book dan lain-lain. Media informasi memang selalu menjadi gerbang yang mengantarakan sebuah zaman dari suatu era menuju era lainnya.Media informasi merupakan salah satu alat provokasi paling ampuh dan efektif guna mengubah pola pikir seseorang atau bahkan public secara kolektif. 
Digitalasi dalam ranah informasi juga mngalami metamorfosis sesuai dengan karakteristk dan paradigma era digital, dalam ulasan informasi dan ulasan yang dihadirkan dituntut bersifat ringkas, padat dan instant, sebab manusia era digital berkencenderungan mengetahui sedikit tentang banyak hal, berbeda sekali dengan dengan prinsip akademis ilmiah yang harus komperhensip dan utuh, selain itu gaya bahasa  dan pembahasan tidak cenderung serius,  karena dianggap menjenuhkan serta membosankan, selain itu gaya bahasa cenderung serius dan ilmiah kurang laku.
Setiap kali sebuah gelombang revolusi teknologi terjadi, maka ia memang akan menggirig manusia pada posisi yang benar-benar dilematis, termasuk gelombang digitalisasi saat ini, selain itu juga mengancam berkurangnya  bahkan hilangnya konsentrasi dan watak in command kita. Dunia intenet atau juga disebut dunia maya yang hampir tidak terbatas itu disisi lain, kita dibuat lemah dan mudah digiring, ditekan, dan di perbudak yang awalnya menjadi subyek yang mengendalikan maju dan gerak peradaban dunia menjadi obyek yang tak berdaya di tengah arus digitalisasi, gelombang ini akan memecah  menjadi dua kubu, mereka yang menilai sebagai bentuk kemajuan demokratisasi budaya dan disisi bersebrangan menilainya sebagai bentuk ancaman bagi runtuhnya nilai-nilai budaya. 
Setelah habis membaca artikel ini  monggo sikapi oleh anda dengan bijak era digital ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s