MANFAAT KHASIAT JERUK NIPIS DAN KECAP, Sembuhkan Batuk dengan Jeruk Nipis dan Kecap

Manfaat khasiat jeruk nipis dan kecap, kecap dan jeruk nipis bisa sembuhkan batuk, Sembuhkan Batuk dengan Jeruk Nipis dan Kecap  |  Duet kecap dan jeruk nipis sebagai obat tradisional untuk batuk dan nyeri tenggorokan, ternyata bukan sekedar mitos atau isapan jempol belaka. Pakar ilmu Farmakognosi Universitas Padjajaran Prof. Dr Sidik telah meneliti kandungan dan khasiat obat tersebut beberapa tahun lalu, dan hasilnya memang membuktikan bahwa paduan kecap dan jeruk nipis itu mampu mengatasi batuk.

Farmakognisi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tanaman atau hewan yang dapat digunakan sebagai obat alami yang telah melewati berbagai macam uji seperti farmakodinamik, uji toksiologi, dan uji biofarmasetika, Sidik mengatakan, satu sendok teh yang dikucuri perasan jeruk nipis mengandung senyawa metabolik sekunder yang memiliki sifat antibiotik, itu sebabnya, obat turunan dari “nenek moyang” ini dianggap mampu membunuh bakteri penyebab batuk dan sakit tenggorokan, jika ingin khasiat yang lebih bagus, sebaiknya menambahkan sesendok Sambiloto meski haru siap dengan rasa pahit yang terkandung dalam tanaman tersebut, Sambiloto mengandung Andrografidin yang efektif sebagai antivirus, antibakteri dan menstimulasi pembentukan antibodi dalam tubuh, itu sebabnya, sambiloto juga sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Di tengah perubahan cuaca yang ekstrim, sebaiknya masyarakat melakukan upaya pencegahan tertular penyakit, dengan cara menjaga daya tahan tubuh agar selalu fit, selain mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, olah raga, juga sebaiknya membiasakan diri mengkonsumi tanaman-tanaman obat peningkat daya tahan tubuh. 

Temulawak adalah tanaman yang dicontohkan Sidik. Menurut dia, temulawak mengandung Curcuminoid dan minyak Atsiri yang merupakan senyawa metabolik sekonder, selain memiliki sifat antibiotik pembunuh bakteri, temulawak juga terbilang sederhana, cukup diparut hingga halus, diperas, lalu airnya diminum begitu saja, atau dicampur madu, ramuan tradisional itu cukup untuk menjaga badan tetap fit sepanjang hari.

Jinten hitam anti kanker
Jinten hitam (nigella sativa), meniran (Vilantus neruri), serta kunyit juga disebut-sebut sebagai resep penjaga daya tahan tubuh. Jinten hitam selama ribuan tahun telah digunakan sebagai antialergi, antiasma, dan sebagai perawatan untuk kekacauan sistem imun di kawasan Asia Tegah. Penelitian terbaru menunjukan bahwa jinten hitam dapat meningkatkan jumlah sel mamalia pada percobaan terhadap hewan uji, manusia juga menunjukan reaksi serupa pada efek yang sama, penelitian hebat mengenai jinten hitam adalah bahwa tumbuhan ini dapat menjadi obat antikanker. Untuk mengkonsumsi jinten hitam cukup ditumbuk atau dimasukan ke dalam blender. Khusus untuk meniran, biasanya yang paling banyak di gunakan adalah meniran berwarna merah yang mengandung senyawa vilatin. Lagi-lagi, tumbuhan ini meruapakan seyawa metabolik sekunder yang memiliki sifat antibiotik.

Sidik yang telah meneliti tanaman herbal sejak 1958 itu mengatakan, sejak tahun 1970 orang Indonesia terbiasa mengkonsmsi obat sintetik. Obat-oabatan ini tentu saja ada efek sampingnya terhadap tubuh manusia, salah satunya adalah kelahiran abnormal atau cacat fisik. Banyak orang tertarik untuk kembali kepada alam dengan mengkonsumsi obat-obatan tradisional. Sayangnya minat masyarakat yag besar itu seringkali disalahgunakan oleh orang-orang yang mengaku sebagai herbalis. Dengan pengetahuan mengenai tanaman obat dari kursus atau pelatihan singkat orang bisa dengan mudah mengklaim bahwa dirinya seorang herbalis. Padahal diperlukan penelusuran secara mendalam dan menyeluruh mengenai ilmu sain jamu ini. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s