PENYATUAN ZONA WAKTU NEGARA INDONESIA, Penyergaman Zona Waktu Indonesia


Penyeragaman zona waktu Indonesia, penyatuan zona waktu Negara Indonesia Rencana pemerintah menyatukan zona waktu menuai beragam reaksi, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasaution menilai rencana ini akan memudahkan transaksi bisnis di pasar modal. Bila zona waktu menjadi satu, biaya transaksi dan lain-lain bisa lebih murah, direktur penilaian perusahaan bursa Efak Indonesia Eddy Sugito mengatkan rencana ini akan memudahkan waktu transaksi. Untuk menyamakan jam perdagangan dengan Negara tetangga, seperti Malaysia, Hongkong dan Singapura, Bursa Efek Indonesia sebelumnya berencana memajukan perdagangan sekitar 30 menit dari yang berlaku saat ini pukul 09.30 WIB. “kami butuh penyesuaian. Selama ini kami menggunakan waktu Indonesia bagian barat agar, ketika berdaganng tidak jauh, berbeda dengan Negara tetangga”
Pemerintah berencanan menyatukan zona waktu dari semula tiga zona waktu menjadi satu. Dengan penetepan zona waktu tunggal menjadi Green wich Mean Time (GMT)+8, waktu Indonesia akan sama dengan Malaysia dan Singapura. Melalui GMT+8, penduduk Indonesia yang tinggal di kawasan Timur  dan Tengah bakal memiliki waktu transaksi yang lebih banyak dengan masyarakat yang tinggal di kawasan barat.  Penyatuan zona waktu juga tidak akan merugikan Industry Penerbangan. Wakil Ketua Bidang Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan  Indonesia National Air Carriers  Association Noviantu Herupratono mengatkan penerbangan menggunaan dua pununjuk waktu yaitu waktu Internasional (GMT) dan waktu lokal.
Waktu Internasional digunakan untuk komunikasi antara pilot dan petugas air Traffic Controllers, ataupun antarpilot. Waktu Internasional itu pula yang digunakan dalam laporan atau pun antar pilot. Waktu laporan Internasional itu juga yang digunakan dalam laporan atau catatan pilot. Adapun waktu lokal digunakan untuk menjadwalkan pernebangan. Pengamat ekonomi A.Tony Prasetianto menilai penyatuan waktu nasional tak masuk akal ia mengakui rencanan itu akan berdampak positif terhadap perekonomian kerena memudahkan transaksi perbankan “tapi saya psimis karenan Indonesia terlalu luas, ada factor geofrafis yang harus diperhaikan” katanya. Ia mengusulkan agar zona waktu disederhakanan mejadi dua saja saja :misalnya Sumatra dan Kalimantan Timur berada pada zona barat,sedangkan Sulawesi – Jayapura zona Timur beda sejam lebih masuk akal” ujarnya
Menteri keuangan Agus Martowardjojo juga meminta rencana itu dikaji dengan cermat ”untuk menyatukan zona waktu Indonesia yang begini luas, harus dilakukan dengan hati-hati “ ujarnya. Deputi Sains, pengkajian dan Informasi Kedirgantaraaan Lembaga Pernerbangan Antariksa Thomas Djamaludin mengatakan penyatuan zona waktu harus mempertimgangkan dampak sosial, politik, dan biologis masyarakat  Pada Negara dengan luas wilayah yang besar seperti Amerika Serikat  dan Cina, Zona waktu juga tak diseragamkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s