GERAKAN YAHUDI MELAWAN AGRESI ZIONIS, Neturei Karta Kaum yahudi Ortodok Tentang Zionisme

Dua pemuka agama Israel berjalan melintasi kota-kota, sambil berkata bahwa para tentara penjaga adalah perusak, yang pantas menjadi penjaga kota adalah para cendikiawan dan para penulis, nama kedua agamawan Israel itu Rabbi Hiyya dan Rabbi Ashi yang diutus gurunya, Rabbi Yehudah Ha-Nassi untuk menyampaikan pesan bahwa ilmu pengetahuan lebih penting dari senjata dan kekuatan jasmani, kaum yahudi Ortodok itu sudah 18 ABAD memegang teguh pandagan itu, kelompok mereka bernama “Neturei Karta” yang berarti penjaga kota

Naturei Karta adalah pecahan dari Agudas Yisroel yang didirikan 1912 untuk menentang gagasan Zionisme, namun dalam perkembangannya banyak pemimpin Agudas Yisroel yang membelok dan mendukung Zionisme, dan yang tidak sepakat membentuk kelompok kembali dengan nama kelompok Neturei Karta di Jerusalem, sikap kelompok yang mempertahankan kemurnian ajaran Yahudi tersebut acap kali bergesekan dengan kalangan Zionis, dan kelompok Neturei Karta sering mendapatkan tekanan dari yang mulai bersifat sosial, fisik hingga pemenjaraan, dan mereka pun keluar dari Palestina hijrah ke New York Amerika Serikat, yang memfokuskan diri dalam bidang pendidikan, lembaga peneritan dan pusat peribadatan, diperkirakan ratusan ribu umat Yahudi Neturei Karta secara gigih menentang tindakan para Zionisme dengan slogan ” HAPUSKAN ISRAEL DARI PETA DUNIA” berkali-kali kampanye anti Zionisme itu mereka lakukan, pada bulan Februari 2012 mereka melakukan unjuk rasa di Londong Inggrtis serta menggelar konferensi Internasional jerusalem  (26/2). Pada Mei 2008, tiga anggota Neturei Karta datang ke Jakarta mereka bergabung dengan kelompok aktivis pembebasan Palestina dari seluruh dunia, untuk mengahadiri Konferensi Internasional Palestina, kata kelompok Neturei Karta, Zionisme  adalah gerakan bid’ah yang menyelewengkan Yudisme hanya demi kepentingan politik dan bisnis.

Neturei Karta adalah kelompok yang taat dan memegang teguh ajarannya, mungkin semacam santri di agama Islam, tutur Mujtahid Hashem, Direktur Voice of Palestina di kantornya, di jalan Batu No.1, Pasar Minggu Jakarta Selatan, dan selama tinggal di Jakarta mereka mengunjungi para tokoh agama, sambil meminta maaf atas tindakan agresi para kaum Zionisme yang memalukan.
Menurut Neturei Karta, kembalinya bukti suci Zion kepada kaum yahudi memang dijanjikan dalam kitab Suci. Doktrin itu terkenal dengan istilah “Tanah yang Dijanjikan” (kana’an). Tapi itu hanya akan terjadi seiring juru selamat (Mesiah) pada akhir zaman. saat itulah kaum yahudi akan kembali ke tanah leluhur mereka secara damai, sedangkan para zionis memanipulasi doktrin Kana’an itu untuk dijadikan dalih melancarkan agresi
Sesungguhnya Palestina adalah masalh kemanusiaan bukan masalah agama, ujar Mujtahid. Klarifikasi itu perlu, mengingat publik pada umumnya memandang masalah Palestina sebagai perang Islam versus Yahudi. sementara di Ghaza sendiri hidup sekitar hidup tiga sampai empat ribu penganut Nasrani, yang didera penderitaan yang sama dengan kaum muslim, kata Mujtahid

Menariknya, Neturei Karta sangat mengapresiasi Imam Khomeini, pemimpin revolusi Islam Iran pada 1979, yang membedakan antara Yahudi dan Zionis dengan menyebutkan “zionis sumber masalah dan musuh umat manusia”, soalnya di Iran sendiri terdapat komunitas yahusi yang konon terbesar di dunia, dan mereka hidup berdampingan dengan umat muslim dan sama-sama menentang tindakan Zionisme.Terkait maslah Palestina kaum zionis lewat berbagai perangkatnya, selalu mereduksi dan memoles agresinya menjadi isu sektarian, namun bila manupulasi itu terbongkar, sudah tentu mereka akan diprotes dan ditentang oleh warga dunia, karena itulah mereka mati-matian mencitrakan bahwa konflik itu murni sebagai pertikaian antara Israel melawan Palestina.

kaum zionis juga mengklaim serta mencomot beberapa dalil yudaisme, bahwa mereka adalah pewaris leluhur  kana’an atau pemilik sah tanah yang dipersengketakan, yang akhirnya bangsa Palestina dimata mereka tidak pantas menempati wilayah itu, akan tetapi manipulasi itu telah dimentahkan oleh kelompok Neturei Karta, karena merek paham betul soal sejarah dan ajaran-ajarannya. mereka tahu betul Zionesme telah menyimpangkan Yudaisme, dan karenanya wajib ditentang.

Selain menolak doktrin agresif zionisme, Neturei Karta juga menentang tafsir ihwal keunggulan ras kaum Yahudi. Zionis mengklaim Yahudi sebagai ras unggul, sedangkan ras lainnya hanyalah ghoyim (binatang sembelihan). Klaim itulah kiranya para zionis merasa bahwa mereka berhak melakukan kekerasan demi kepentingan zionisme, Sedangkan bagi Neturei Karta, para nabi Yahudi sama seperti nabi agama-agama lainnya, tak pernah membenarkan aksi pembantaian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s