PT SILVA INHUTANI MEMILIH BUNGKAM TERKAIT TRAGEDI MESUJI LAMPUNG

Pembantaian keji terhadap sejumlah petani terjadi di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan. Sebanyak 30 orang dilaporkan tewas dalam periode 2009 sampai 2011. Dalam video terlihat, pelaku memakai seragam aparat. 

Dalam kasus itu, nama perusahaan PT Silva Inhutani yang bergerak di bidang perkebunan turut disebut. Pengakuan warga, sejak 2003 perusahaan itu memperluas lahan dan diduga menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet.

Kamis pagi 15 Desember 2011, VIVAnews.comberusaha meminta klarifikasi PT Silva Inhutani secara langsung dengan mendatangi kantornya di Wisma Budi kavling C-6, lantai 3, 8, dan 9, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. 

Namun sayang, mereka memilih untuk bersikap tertutup. “Saya tahu secara umum, perusahaan ini bergerak di bidang perkebunan khususnya sawit dan kopi. Tetapi untuk hal-hal mendetail dan soal kasus itu saya tidak tahu,” kata salah seorang pegawai bernama Freddy L.

Freddy menyampaikan jika PT Silva Inhutani adalah anak perusahaan Sungai Budi Group. Dan memiliki kantor di tiga lantai gedung Wisma Budi.

Sementara, salah satu petugas keamanan bernama Agung melarang pengambilan gambar di ruangan itu. Agung berjaga di ruang Ketua Perwakilan PT Silva Inhutani, Sudirman. “Nanti saya dimarahin sama pimpinan. Lebih baik anda meninggalkan nomer telepon, nanti kami yang mengontak,” kata dia. 

Kemarin, saat dihubungi VIVAnews.com, pria bernama Sudirman mengaku sebagai staf Akunting perusahaan. Tetapi, dua staf lainnya mengaku bahwa Sudirman merupakan Kepala Perwakilan Silva Inhutani Lampung di Jakarta. 

Meski demikian, Sudirman juga membantah kasus yang menyeret nama perusahaan. Mereka yakin tidak ada peristiwa sadis yang terjadi di lokasi perusahaan mereka.

“Indonesia itu negara hukum. Bagaimana mungkin bisa terjadi peristiwa seperti itu?” kata Sudirman yang mengaku sebagai staf akunting PT Silva Inhutani.

Kemarin pagi warga dari Mesuji, Lampung, mengadukan kasus ini ke Komisi III DPR. Warga yang juga didampingi Mayjen Purnawirawan Saurip Kadi memutar video keji pembantaian warga. 

Menurut warga, kasus ini berawal dari perluasan lahan oleh perusahaan PT Silva Inhutani sejak tahun 2003. Perusahaan yang berdiri tahun 1997 itu terus menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet.

Anggota komisi Hukum dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo menegaskan telah terjadi perbuatan biadab oleh PT Silva Inhutani. Bambang menyatakan mereka, Komisi III, akan melakukan langkah-langkah selanjutnya.

(sumber:vivanews)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s