SETELAH NUNUN TERTANGKAP TINGGAL MIRANDA GOELTOM Yang Menjadi Target KPK Beserta Aktor Intelektualnya

“Distributor” cek pelawat bagi 26 anggota dewan periode 1999-2004 untuk pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Nunun Nurbaetie, akhirnya ditangkap.

Penangkapan Nunun jelas akan membongkar pemberi suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang dimenangkan Miranda Goeltom tersebut. Pasalnya Nunun merupakan benang merah yang akan mengungkap sang pemberi suap.

Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar juga mengakui, Nunun merupakan kunci untuk membongkar seluruh tabir yang menyelimuti kasus suap cek pelawat.

Tinggal bagaimana KPK mampu menelusurinya dari Nunun. Sebab, kata Zainal, Nunun hanya bertugas mengantarkan uang kepada sejumlah uang kepada anggota DPR.

“Karena itu KPK harus bisa mengorek informasi dari Nunun tentang penyandang dana dalam proses pemilihan Deputi Gubernur BI tersebut,” katanya kepada Okezone, Senin (12/12/2011).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk tidak hanya berhenti pada keberhasilan menangkap Nunun Nurbaetie, namun diharapkan mampu mengorek informasi soal siapa aktor intelektual di balik istri anggota DPR Adang Daradjatun itu.

“Barangkali di belakang Nunun itu ada pengusaha besar atau mafia di balik jualan kewenangan itu. Yang harus dikejar oleh KPK adalah siapa orang yang di balik dia,” katanya.

Dengan tertangkapnya Nunun, seharusnya tidak ada alasan lagi bagi KPK untuk menangkap Miranda S Goeltom yang jauh-jauh sudah diduga sebagai penyuap para anggota dewan.

“Arah penyidikan difokuskan ke Miranda atas suap agar dirinya terpilih sebagai DGS BI. Misteri ini harus diselesaikan,” kata Bambang kepada Okezone, Sabtu 10 Desember 2011 malam.

Menurutnya, KPK harus segera mengusut keterlibatan aktor utama di balik suap berbentuk cek pelawat ini. Kendati begitu, Bambang menduga ada pihak tertentu yang tengah berupaya mengamankan Miranda dari jerat hukum.

“Ada tangan-tangan kuat yang tidak terlihat, berupaya melindungi Miranda. Sebab, bagaimanapun juga ada pihak yang tidak ingin Miranda buka-bukaan soal apa yang diketahuinya dalam proses penyelamatan Bank Century dan kelompok mana yang menikmatinya,” jelasnya.

Singkatnya, untuk mengungkap siapa aktor di balik kasus suap ini, maka KPK juga harus menangkap Miranda sebagai pihak yang dimenangkap anggota dewan dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Jadi kapan KPK tangkap Miranda dan para koleganya? (sumber:sindo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s